Tips Menjaga Imun Anak Saat Puasa

Belajar puasa bagi anak tentunya menjadi sebuah tantangan tersndiri. Meski tidak bisa puasa full biasanya anak anak latihan puasa dengan puasa setengah hari. Meski puasa setengah hari kebutuhan akan nutrisi anak harus tetap terpenuhi. Jangan sampai dengan puasa sistem imun anak turun hingga jatuh sakit. Apalagi ditengah pandemi virus corona saat ini, anak harus memiliki sistem kekebalan tubuh yang cukup kuat. Berikut beberapa tips untuk menjaga imun anak agar tetap stabil saat puasa :

Memenuhi Nutrisi yang Dibutuhkan Anak

Makanan yang bergizi saat sahur dan puasa hendaknya tetap bunda sajikan agar anak terpenuhi nutrisinya. Gizi seimbang tidak harus berupa makanan mahal, melainkan mengandung vitamin, mineral, protein, karbohidrat, dan lemak. Serta buah-buahan yang mudah ditemui di lingkungan sekitar.

Minum Air Putih yang Cukup

Tidak terbayang jika anak-anak mengalami dehidrasi, pusing dan mual akan dirasakan anak. Untuk mencegah hal tersebut, hendaknya anak dibiasakan untuk minum air putih yang cukup. Anak-anak membutuhkan kurang lebih 5 gelas air putih setiap hari. Hal itu bisa disiasati 2 gelas saat berbuka, 2 gelas saat sahur dan 1 gelas saat menjelang tidur. Air putih sangat baik untuk memenuhi kebutuhan mineral dalam tubuh, alangkah baiknya anak dilatih untuk minum air nabeez atau air rendaman kurma.

Istirahat yang Cukup

Cara menjaga imun anak agar tetap stabil saat puasa salah satunya dengan istirahat yang cukup. Energi yang dikeluarkan anak harus diimbangi dengan istirahat yang cukup. Hal ini bisa dilakukan dengan cara memberi anak waktu untuk tidur siang, biasanya tidur siang ideal bagi anak sekitar 1-1,5 jam. Usahakan tidur siang pada anak dilakukan pada waktu siang hari sekitar jam 12 sampai jam 2 siang. Jangan sampai anak tidur siang pada jam 3 sore karena dapat mengganggu waktu tidur malam anak.

Mengajak Anak Berolahraga Ringan

Banyak Olahraga Ringan yang dapat dilakukan saat berpuasa. Olahraga ringan memberi banyak manfaat bagi perkembagan jasmani anak. Akan terbangun sistem imun yang kuat pada diri anak sehingga anak tidak mudah sakit. Tidak perlu lama-lama dalam berolahraga, cukup 20 – 30 menit dalam sehari.

Ajari Anak Mengonsumsi Madu

Tidak banyak anak menolak ketika disuruh minum madu. Rata –rata anak anak suka dan ingin minum lagi dan lagi. Selain karena rasanya yang manis, madu memiliki rasa yang khas di lidah anak. Madu mengandung zat antibiotik yang ampuh menangkal berbagai virus dan bakteri yang merugikan bagi tubuh. Bagi anak dianjurkan mengonsumsi dua sendok madu sebanyak dua kali dalam sehari 2 – 3 jam sebelum makan.

Jangan Memaksa Anak Untuk Berpuasa

Buatlah puasa menjadi hal yang menyenangkan bagi anak. Jangan sampai anak memiliki pemikiran bahwa puasa merupakan suatu hal yang sulit dan menyiksa. Karena hal ini dapat membuat anak menjadi malas dan tidak mau melakukan puasa. Dan anak anak pun belum memiliki tanggung jawab untuk berpuasa, hanya saja kita membiasakan anak berlatih puasa.

Ciptakan Suasana Sahur yang Menyenangkan

Ketika anak susah bangun pada saat sahur, bunda sebelumnya harus memiliki strategi khusus. Strategi tersebut misalnya mengajak anak tidur lebih awal sembari mengingatkan ‘ayo tidur, besok kita sahur’, membangunkan anak secara perlahan dan lembut, ajak anak untuk mencuci tangan dan muka, serta ahak bicara agar tidak mengantuk.

 

Itu tadi beberapa tips untuk menjaga imun anak agar tetap stabil saat berpuasa. Tetap jadi bunda hebat dan berkualitas khususnya bagi anak dan keluarga. Jangan lupa memberi hadiah sedrhana atas prestasi yang telah anak lakukan, meskipun berupa belajar puasa setengah hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *