pepaya

Panduan Lengkap Tanam Pepaya dalam Pot Anti Gagal dari Sisa Bijinya

Pepaya menjadi salah satu jenis buah yang cukup banyak penggemarnya, rasanya manis dagingnya yang tebal ternyata menyimpan banyak nutrisi. Salah satu yang paling dikenal oleh masyarakat adalah manfaatnya untuk melancarkan pencernaan. Disaat sembelit, pepaya menjadi salah satu solusi yang paling tepat. Selain itu, ada masih banyak lagi keuntungan Anda ketika mengkonsumsi pepaya secara rutin. Tahukah Anda jika buah tersebut bisa tumbuh secara mudah dimana saja? Bagi Anda yang ingin mencoba untuk menanam, bisa pilih media pot yang praktis.

Ada banyak jenis pepaya yang dikenal di Indonesia, masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan. Selain itu perbedaan juga terlihat jelas pada warna, rasa, sampai dengan jenis kulit dan dagingnya. Nah. Sebelum Anda memulai untuk menanam pepaya bisa cek terlebih dahulu ingin jenis pepaya yang seperti apa. Ada beberapa tahapan dalam penanaman pepaya, pada artikel kali ini akan dibahas secara lengkap dan bisa Anda coba dirumah.

 

Cara Memilih Benih Pepaya

Langkah pertama mulai dari pemilihan benih yang tepat, ini harus Anda seleksi dengan baik supaya bisa mendapatkan benih yang berkualitas. Pilih benih yang memanjang, tidak ada cacat, bebas dari berbagai penyakit dan masak pohon. Ambillah biji yang ada bagian buah, mulai dari ujung sampai dengan bagian tengah buah. Biji yang terpilih rendam pada air hangat semalaman, ambil biji yang tenggelam kemudian cuci bersih lalu tiriskan. Bungkus dengan tisu atau kain basah, sesekali siram atau semprot air untuk menjaga kelembabannya.

Dilanjutkan dengan memasukkan biji yang sudah terbungkus dalam plastik lalu tutup rapat. Taruh biji pada ruangan yang tepat dan tidak terkena matahari langsung, suhu dibutuhkan sekitar 30 derajat Celsius. Setelah kurang lebih 1-2 minggu akan mulai tumbuh kecambah dan mulai semai pada media tanah yang sudah dicampur dengan pupuk kandang.

 

Pengolahan tanah sebelum menanam pepaya

Jenis tanah yang digunakan bisa diolah dengan campuran tanah pekarangan serta pupuk, perbandingan 2:1. Setelah semuanya siap, tidak lupa pula untuk menyiapkan pot dengan diameter yang disesuaikan. Pastikan tidak terlalu kecil dan tidak terlalu besar sehingga membuat kebutuhan nutrisi tanaman pepaya terpenuhi, minima 40 cm diameternya.

 

Penanaman Bibit Unggul Pepaya

Jenis pepaya California menjadi salah satu yang paling digemari oleh masyarakat Indonesia. Selain rasanya nikmat, penanaman juga mudah karena pohon tidak terlalu besar dan bisa ditanam dalam pot. Setelah siap masukkan bibit, jangan lupa bagian bawah diberi pecahan genting, arang kapur, kerikil ataupun lainnya agar perairan tetap terjaga baik. Tanam dengan kondisi bibit tegak, pastikan untuk bagian akar tertutup rata oleh tanah yang sudah Anda olah sebelumnya.

 

Perawatan Pohon Pepaya

Ini merupakan proses yang cukup rumit, dimana ketelitian dan kedetailan perawatan perlu untuk diperhatikan supaya tanaman tumbuh berbuah. Umumnya penyulaman dilakukan sejak 1.5 bulan, munculnya bunga mulai usia 4 bulan. Jaga lingkungan tetap kering, sesekali lakukan penyiraman untuk memastikan tanah tidak terjadi kekeringan. Jika lingkungan curah hujan tinggi, Anda bisa kelola pada tempat yang tepat.

Umumnya pepaya sudah bisa dipanen setelah penanaman 9 bulan, tetapi hal itu tergantung pula dengan kondisi iklim, perawatan dan varietas tanaman. Bila Anda tidak ingin kerepotan dengan proses yang panjang tersebut diatas, Anda bisa langsung membelinya saja. Melalui TaniHub Anda bisa temukan beragam jenis pepaya yang berkualitas. Tidak perlu khawatir, meskipun melalui online tetapi kesegaran buah selalu terjaga baik karena langsung dari petani. Yuk, belanja di TaniHub sekarang juga nikmati promonya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *