air pelarut makanan bayi

Kriteria Air Pelarut Makanan Bayi yang Baik

Bayi yang baru lahir mendapatkan ASI secara eksklusif hingga mereka berusia 6 bulan. Setelah itu, pemberian ASI saja tidak cukup sehingga membutuhkan makanan pendamping ASI atau MPASI. Karena ASI bersifat cair, maka makanan padat pertama bayi juga harus lembek atau lunak. Jadi kebanyakan ibu akan menggunakan air pelarut makanan bayi untuk melarutkan makanannya menjadi lebih lunak.

Kebanyakan ibu masih mengandalkan air minum kemasan untuk melarutkan makanan. Hal tersebut tidak salah apabila Anda memilih air minum yang tepat. Pasalnya ada dua jenis air minum yang beredar di pasaran yaitu air mineral dan air demineral.

Ketidaktahuan orang-orang mengenai dua macam air kemasan tersebut membuat mereka sembarang memilih air pelarut untuk makanan bayi. Padahal air pelarut yang disarankan adalah air bebas mineral yang membantu menjaga kemurnian nutrisi dalam makanan. Agar tidak salah memilih, pahami beda air mineral dan air demineral serta pilihan jenis air terbaik untuk melarutkan makanan bayi:

Perbedaan Air Mineral dan Air Demineral

Air mineral mungkin sudah tidak asing lagi bagi Anda. Namun benarkah air yang Anda minum selama ini adalah air mineral bukan air demineral? Air mineral sendiri adalah air yang memiliki kandungan mineral dalam jumlah tertentu. Sementara air demineral adalah air minum yang bebas mineral.

Air demineral bisa bebas mineral lantaran melalui proses pemurnian yang panjang. Tahapan pertama adalah distilasi yaitu menghilangkan mineral dalam air seperti alumunium, timbal hitam, serta zat kimia dari resapan tanah. Selanjutnya tahapan deionisasi atau penyeimbangan ion negatif dan ion positif dalam air. Sedangkan tahapan terakhir adalah reverse osmosis yaitu pemurnian air.

Sebenarnya Anda bisa mengetahui apakah air kemasan yang dibeli adalah air mineral atau air demineral melalui kemasannya. Biasanya pada kemasan tertulis jenis air yang dijual. Jika air demineral maka akan ditulis air demineral atau air bebas mineral. Hal ini sangat penting untuk ibu yang masih bingung saat akan menyiapkan makanan untuk bayi.

air pelarut makanan bayi
Kriteria Air Pelarut Makanan Bayi yang Baik

Jenis Air yang Baik untuk Melarutkan Makanan Bayi

Jika sudah mengetahui perbedaan air mineral dan air demineral, selanjutnya Anda pasti penasaran mana jenis air yang bisa digunakan untuk melarutkan makanan bayi. Sudah jelas jika air yang baik untuk melarutkan makanan adalah air demineral yang bebas mineral. Sebaiknya Anda hindari menggunakan air rebusan dari keran atau air mineral kemasan.

Makanan yang dikonsumsi bayi memiliki banyak zat gizi termasuk vitamin dan mineral yang berguna untuk tumbuh kembangnya. Jika salah dalam pengolahan makanan, maka kandungan gizi yang ada di dalamnya juga bisa terpengaruh. Karena hal tersebut gunakan air pelarut yang tepat dan masak dengan cara yang tepat agar Si Kecil mendapatkan gizi lengkap dan seimbang.

Itulah berbagai informasi mengenai kriteria air pelarut makanan bayi yang tepat. Jadi bisa disimpulkan jika air demineral atau bebas mineral adalah air yang paling baik. Tidak perlu kebingungan mencari, Morinaga menghadirkan air yang baik digunakan untuk melarutkan makanan bayi yaitu Morinaga Heiko+ Water. Air murni tersebut adalah inovasi yang dilakukan oleh Morinaga Research Center Jepang dan Kalbe Nutritionals.

Kelebihan Morinaga Heiko+ Water yaitu bebas mineral, steril, higienis, dan bebas bakteri. Ada 8 tahapan yang dilalui untuk mendapatkan air terbaik bagi bayi dan anak. Jadi kualitasnya tidak perlu diragukan lagi. Morinaga Heiko+ Water saat ini sudah ada di pasar Indonesia. Jadi Anda bisa mendapatkannya dengan mudah baik melalui online ataupun offline.

Meta Des: Ada dua jenis air kemasan yang beredar di pasaran yaitu air mineral dan demineral. Ketahui kriteria air pelarut makanan bayi yang tepat sehingga mendapatkan air terbaik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *