aplikasi pajak

Fitur-Fitur Pada Aplikasi Pajak

Aplikasi pajak merupakan sebuah aplikasi yang akan memudahkan sebuah perusahaan dalam meng-handle segala urusan perpajakan. Aplikasi pajak yang berkembang saat ini pun juga sangat banyak dengan kelebihan dan kekurangannya. Salah satu contohnya aplikasi Klikpajak by Mekari, yang mana sudah terintegrasi untuk segala urusan pajak perusahaan.

Saat perusahaan kamu bisa mengurus pajak menjadi lebih simpel dan efektif tentunya akan sangat menguntungkan. Diantaranya proses audit perusahaan akan berjalan lebih baik dan planning yang perusahaan miliki bisa berjalan sesuai rencana. Karena keuangan bisnis akan terolah dengan baik sehingga kinerja perusahaan bisa meningkat.

Adanya fitur-fitur yang lengkap dalam sebuah aplikasi pajak tentunya menjadi kunci transaksi pajak kita termudahkan. Apalagi transaksi perpajakan sebuah perusahaan sangat kompleks dan akan sangat membingungkan apabila harus menggunakan aplikasi yang berbeda untuk menuntaskan segala tugasnya. Menggunakan bebera aplikasi yang berbeda untuk perpajakan tentunya bukan keputusan yang efektif karena akan meningkatkan resiko kesalahan dalam pengelolaan pajak perusahaan. Oleh karena itu pilih aplikasi pajak yang mempunyai fitur terlengkap dan membuat kerja perusahaan semakin mudah.

Fitur Penting yang Terdapat Pada Aplikasi Pajak

Dalam mengelola pajak kamu membutuhkan penyedia jasa seperti Application Service Provider yang sudah menjadi mitra resmi Direktorat Jenderal Pajak. Dan telah masuk ke dalam Surat Keputusan DJP nomor KEP-169/PJ/2018. Dengan menggunakan aplikasi pajak ini harapannya kalian bisa melakukan perhitungan, pembayaran, pelaporan pajak perusahaan dalam waktu kapan pun dan dimanapun kalian berada. Selain itu bisa mengarsipkan kegiatan perpajakan perusahaan secara aman dan bisa kamu akses kapanpun kalian butuhkan. Berikut ini beberapa fitur penting yang harus ada dalam aplikasi pajak yang digunakan perusahaan.

1. Cloud Computing

Saat akan menggunakan aplikasi pajak ada baiknya cek teknologi server yang mereka gunakan. Dimana cloud computing memungkinkan kamu untuk memakai aplikasi tanpa harus download dan memasangnya. Dengan sistem cloud kamu akan mendapatkan pengalaman akses internet dan datamu di aplikasi pajak dengan cepat.

2. E-bupot

Pada aplikasi pajak kamu juga harus menemukan fitur untuk membuat bukti potong dan pelaporan SPT Masa PPh dengan Pasal 23/26. Fitur tersebut bernama e-bupot. E-Bupot dalam sebuah aplikasi pajak berbeda-beda kelebihannya. Sehingga harus kamu pastikan bahwa pengelolaan bukti potong dalam aplikasi tersebut bisa dalam jumlah banyak. Kemudian bisa menghitung pajak secara otomatis di SPT Masa PPh 23/26. Bukti potongan pajak juga bisa langsung terkirim ke lawan transasksi. Selain itu untuk tanda tangan bukti potong tidak memerlukan tanda tangan basah dan kamu bisa mengarsipkan bukti pemotongan tersebut di aplikasi tersebut serta Direktorat Jenderal Pajak.

3. E-Faktur

Fitur e-faktur pada aplikasi pajak juga sangat membantu dimana pada versi 3.0 Direktorat Jenderal Pajak sudah mempersiapkan data yang kamu butuhkan dan tinggal kamu cocokkan untuk kebutuhan membuat e-Faktur atau pelaporan SPT Masa PPN. Adanya fitur e-faktur yang dikelola oleh Klikpajak maka kamu bisa menikmati fitur prepopulated e-faktur. Fitur ini bisa membuat faktur pajak sekaligus bisa lapor SPT Masa PPN.

4. E-Filing

Fitur e-Filing akan membantu kamu membuat laporan dan melaporkan berbagai macam SPT Tahunan/Masa PPh. Nah setelah kamu melaporkan SPT Pajak maka kamu akan menerima Bukti Penerimaan Elektronik yang langsung dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pajak. Biasanya akan berisi identitas wajib pajak, NPWP, tanggal BPE dibuat, jam BPE dibuat, serta ada nomor tanda terima elektronik.

5. Kode Billing

Dengan adanya aplikasi pajak maka proses pembuatan kode billing sebelum pembayaran pajak bisa kamu lakukan dengan mudah di platform tersebut. ID billing ini akan langsung kamu dapatkan dari Direktorat Jenderal Pajak melalui aplikasi ini. Baru setelah itu kamu bisa melakukan pembayaran pajak yang menjadi tanggungjawabmu. Nah ID billing yang sudah pernah kamu pakai juga akan tetap tersimpan di aplikasi tersebut selama masa pajak berlaku.

6. Multi Users dan Multi NPWP

Pada beberapa aplikasi pajak memungkinkan kamu untuk mengatur siapa saja yang bisa mengakses akun aplikasi tersebut. Salah satu aplikasi yang menawarkan fitur seperti ini adalah Klikpajak. Selain itu dalam satu akun Klikpajak kamu juga bisa memakai fitur multi company/NPWP sehingga beberapa perusahaan bisa ter-handle dengan mudah.

Nah bagaimana menurut kalian, masih banyak sebenarnya fitur yang membuat kamu bisa kerja lebih efektif dan efisien dengan aplikasi pajak. Nah daripada kamu menanggung banyak resiko kesalahan dalam pengolahan pajak ada baiknya kamu untuk menggunakan aplikasi pajak online seperti ini ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *